Selasa, 20 Januari 2026

Legenda Rasa dari Kota Tapis Berseri: Bakso Son Haji Sony


 

Legenda Rasa dari Kota Tapis Berseri: Bakso Son Haji Sony

Bagi warga lokal maupun wisatawan, kunjungan ke Bandar Lampung belum lengkap tanpa mencicipi semangkuk Bakso Son Haji Sony. Berdiri sejak tahun 1996, bakso ini telah berevolusi dari usaha sederhana menjadi imperium kuliner yang menjadi identitas kota. Keunggulannya bukan pada variasi yang aneh-aneh, melainkan pada konsistensi kualitas daging yang tak tertandingi selama puluhan tahun.

Apa yang Membuatnya Istimewa?

  • Tekstur "Kres" & Padat Daging: Berbeda dengan bakso pada umumnya yang dominan tepung, Bakso Sony memiliki rasio daging sapi yang sangat tinggi. Teksturnya kenyal, berserat, dan memberikan sensasi "garing" saat digigit.

  • Produksi Mandiri: Kualitas daging sangat terjaga karena pemiliknya memiliki rumah potong hewan (RPH) sendiri. Konon, mesin pengolah dagingnya didatangkan langsung dari Eropa senilai miliaran rupiah untuk menjaga presisi tekstur.

  • Kuah Kaldu Bening yang Gurih: Kuahnya cenderung bening namun kaya akan rasa kaldu sapi asli dengan aroma bawang putih yang kuat, tanpa rasa lemak yang menempel di langit-langit mulut.

  • Menu Pelengkap: Selain bakso urat dan polos, menu Mie Ayam di sini juga menjadi favorit dengan topping potongan ayam berbumbu kari yang unik dan acar segar.


Detail Lokasi & Operasional

Meskipun sempat ada polemik terkait pajak beberapa tahun lalu, Bakso Sony tetap eksis dan memiliki belasan cabang di Bandar Lampung.

InformasiKeterangan
Cabang Utama (Pusat)Jl. Wolter Monginsidi No. 42A, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung.
Cabang Populer LainnyaJl. Zainal Abidin Pagar Alam (Labuhan Ratu), Jl. Pramuka (Rajabasa), Jl. Raden Intan.
Jam OperasionalSetiap Hari, 10.00 – 20.00 WIB (Beberapa cabang tutup lebih awal jika habis).
Menu AndalanBakso Mie, Mie Ayam Bakso, Pempek (Frozen), dan Bakso Frozen.
Estimasi Harga± Rp25.000 – Rp35.000 per porsi.

Tips Untuk Pengunjung:

  1. Oleh-oleh: Jangan lupa membeli Bakso Frozen (Kemasan) dan bumbunya yang legendaris untuk dibawa pulang. Satu bungkus biasanya berisi 50 butir bakso.

  2. Waktu Terbaik: Hindari jam makan siang tepat (12.00-13.00) jika tidak ingin mengantre panjang atau kesulitan mencari tempat parkir, terutama di cabang pusat.